Pola Candlestick Untuk Trading Forex dan Emas

Pentingnya Mengenal Pola Candlestick untuk Trading Forex dan Emas

Pengertian Candlestick

Candlestick adalah gambar dari pergerakan harga yang dibentuk seperti lilin oleh Munehisa Homma jauh sebelum teknikal analisis muncul dimana beliau adalah seorang pengusaha beras di Jepang. Candlestick sendiri menunjukkan kepada para investor harga pasar dari mulai harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah di dalam satu periode waktu. Disamping itu, candlestick sangat populer digunakan hingga saat ini karena dapat menunjukkan apakah harga hari penutupan lebih tinggi atau lebih rendah dari pada harga pembukaan sehingga para investor dapat memprediksi harga di masa yang akan datang.

apa itu candlestick

Perlu diketahui, candlestick selain memiliki badan atau body candle, ia juga memiliki shadow atau bayangan dimana shadow ini merupakan satu gambar garis lurus yang tipis seperti pada gambar diatas yang berada diatas dan dibawah dari badan candle. Dalam kasus seperti gambar diatas, ketika harga menguat, harga pembukaan akan selalu ada dibawah dan harga penutupan selalu ada diatas, begitu juga sebaliknya.

Pola Candlestick

Ada banyak sekali pola candlestick yang dapat dibahas. Tetapi, di dalam topik kali ini team FXGators akan membahas pola candlestick yang paling banyak muncul, paling profitable, dan sering dijadikan patokan untuk melakukan pembukaan posisi buy atau sell di pasar forex ataupun emas.

1) Bullish Harami

Pola harami adalah suatu pola candlestick dimana sebuah candlestick yang besar diikuti dengan candlestick yang kecil yang berada di tengah-tengah candlestick yang besar sebelumnya. Pola bullish harami memiliki karakter dengan sebuah candlestick bearish (merah) yang merangkul sebuah candlestick bullish (hijau) yang lebih kecil yang mana memberikan tanda bahwa sebuah pembalikkan harga dari downtrend menuju uptrend.

bullish harami

2) Bearish Harami

Pola bearish harami adalah kebalikan dari pola bullish harami seperti yang dijelaskan pada nomor 1.  Pola bearish harami akan memberikan tanda kepada para trader dan investor bahwa harga akan mengalami reversal atau pembalikkan dari uptrend menuju downtrend.

bearish harami

3) Evening Star

Pola evening star merupakan kombinasi dari 3 candle dengan karakteristik; candle pertama merupakan candle yang besar berwarna hijau atau bullish candle mengarah uptrend diikuti dengan candle kedua yang relatif kecil dimana harga ditutup diatas candle pertama (baik itu candle berwarna merah atau hijau, bullish ataupun bearish), lalu candle terakhir adalah candle yang besar berwarna merah atau bearish candle yang besar dan memiliki harga pembukaan dibawah candle kedua dan ditutup didekat area 50% atau ditengah dari body candle pertama. Pola ini digunakan para trader sebagai sebuah peringatan dini bahwa harga yang kini uptrend akan segera berbalik.

evening star

4) Marubozu

Marubozu menunjukkan adanya kekuatan yang signifikan di market apakah itu bullish ataupun bearish. Pada saat ini terjadi, artinya ada sebuah kepastian penuh bahwa pasar akan bergerak sesuai arah trend setidaknya 2 hingga 3 candle berikutnya. Candle marubozu sangat mudah untuk ditandai karena tidak memiliki shadow atau bayangan sama sekali.

candle marubozu

5) Bullish Engulfing

Pola bullish engulfing adalah suatu pola candlestick dimana sebuah candle bullish (berwarna hijau) yang besar menutupi sepenuhnya body candle dari candle bearish (berwarna merah) sebelumnya. Pola ini menandakan adanya trigger atau pemicu bahwasannya harga akan segera berbalik harga dari downtrend menjadi uptrend.

bullish engulfing

6) Bearish Engulfing

Pola bearish engulfing merupakan kebalikan dari pola bullish engulfing yang telah dijelaskan pada nomor 5. Pola ini memiliki karakteristik dengan sebuah candle bearish (berwarna merah) yang besar menutupi sepenuhnya badan candle dari candle bullish (berwarna hijau) sebelumnya. Artinya, ada indikasi awal dari market menunjukkan akan adanya perbalikan harga dari uptrend menjadi downtrend.

bearish engulfing

Tips Trading Dengan Pola Candlestick

Menggunakan pola candlestick sebagai acuan Anda untuk melakukan perdagangan di pasar forex (foreign exchange) ataupaun Gold (XAUUSD) sangatlah berbahaya apabila Anda tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan yang dalam tentang price action. Pola candlestick ini cocok sebagai acuan untuk Anda mengambil tindakan untuk melakukan beli ataupun jual di dalam suatu kondisi pasar dimana Anda telah melakukan analisa terhadap trend tersebut dan menentukan dimana area support dan resistance yang kuat.

Siapkan modal mental dan money management yang kuat dalam melakukan trading karena false break bisa terjadi sewaktu-waktu meskipun telah terkonfirmasi oleh pola candlestick seperti Marubozu sekalipun. Ceritakan kepada team FXGators di WhatsApp resmi kami dan kami akan dengan senang hati membantu Anda menemukan jawaban sesuai dengan kemampuan Anda. Baca juga artikel kami tentang definisi, filosofi, dan jenis pasar keuangan (financial market) sebelumnya yang mana dapat membantu Anda dalam meminimalisir resiko dan trading sesuai dengan kemampuan Anda. Kami himbau Anda untuk tetap trading di pasar forex, emas, index, saham, apapun itu menggunakan 100% murni uang yang Anda siap untuk kehilangan.

Contact Us

Whatsapp

6282129818432

Loading
Your message has been sent. Thank you!

Disclaimer On

Berinvestasi di pasar Forex (Foreign Exchange) memiliki tingkat resiko yang tinggi. Terpenting, berinvestasilah menggunakan uang dingin dan jangan berinvestasi menggunakan uang yang tidak siap kamu tanggung apabila terjadi kerugian.

Setiap informasi di situs ini baik harga, berita, EA, atau lainnya hanya merupakan informasi pasar yang umum dan bukan ajakan atau penawaran, atau rekomendasi, atau saran, untuk memulai berinvestasi, untuk melakukan transaksi apapun atau untuk menyelesaikan tindakan hukum apa pun. FXGATORS tidak memiliki pernyataan baik tersirat maupun tersurat tentang jaminan keakuratan EA. Semua ini berdasarkan pada sumber yang diyakini oleh seluruh tim dan manajemen FXGATORS yang dapat diandalkan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan dalam bentu apapun, baik itu secara langsung maupun tidak langsung, atau konsekuensial.